“Yang membawa naik nama kanjo adalah sekumpulan pemuda dari Osaka JDM. Biarpun racing harian tapi mereka juga menitikberatkan style, walaupun nampak lama tapi barangnya semua original, seperti velg, pake coliover dan lainya. Tampilannya juga dipikirkan” tukas Rama Liberu, dari komunitas Estilo Genio Club Indonesia (EGCI)
Honda Civic
Seolah eksklusif hanya untuk pengguna Honda Civic, tapi memang seperti itu adanya. Kemudian satu lagi, Civic hactback sangat mendominasi, mulai dari Civic SB3 atau Wonder, Nova (EF), Estilo (EG), dan Civic EK. Pengguanaan mesin, banyak menggunakan B-series dan K-series yang tentunya juga sudah diubahsuai lagi.
Nama pon kenderaan untuk dipandu laju, alat-alat safety sangatlah diambilberat seperti, kereta yang dilindungi oleh berbagai macam bar seperti rollbar, strutbar, lower bar dan bar-bar lainya. Tak lupa juga jok bucket agar mengikat tubuh tetap ditempatnya ketika balapan.
Stance Ala Kanjo Street Racing
Fungsi dan Safety adalah point utama dalam menggarap roda. “Mereka sangat mementingkan fungsi pada roda untuk traksi oleh karena iti karekter ban-nya lebih mengotak. Biar aman mereka pakai velg original dan rata-rata velg buatan Jepang” terang Rama.
Velg-velg dari pabrikan Jepang yang sering terlihat dipakai adalah, Enkei, Mugen, Rays, Loop 5 dan lainya, dengan spesifikasi ring tak terlalu ekstrim. “Untuk ban biasanya suka di cat putih atau kuning” tambah Rama.
Tutupi Jati Diri Dengan Topeng
Mereka amat sadar kalau yang dilakukannya adalah illegal dan melanggar hukum. Namun mereka tak melarang media untuk mengabadikannya termasuk profif mobil mereka. Selain tanpa plat mereka menggunakan topeng “tujuannya untuk menutupi jati diri ketika dilakukan dokumentasi , karena mereka balap illegal” jelas Rama.

0 comments:
Post a Comment